19 April 2009

IN MEMORY TSUNAMI "ACEH"

Relawan RAPI Kalsel Dikawal TNI
by Team Peduli.RAPI-Nusantara.NET

Medan, Jumat, 14 Januari 2005 02:24:50
Setelah menunggu sehari semalam di Posko Satkorlak PBP Medan, yang berlokasi di Pangkalan TNI AU Bandara Polonia, 56 relawan Kalsel, yang terbagi dalam tiga kelompok, RAPI Kalsel, Satgasos PBP Kalsel dan PMI Kalsel, hari Jumat (14/1/2005) bertolak ke Banda Aceh.

Sebanyak 15 relawan dari RAPI (Radio Antar Penduduk Indonesia) yang dikoordinasi Franz S Ampung, bertolak menggunakan bus malam langsung menuju lokasi bencana "Tsunami" Banda Aceh. Rombongan selain membawa peralatan komunikasi, juga membawa sekitar satu ton bahan makanan, pakaian dalam wanita dan obat-obatan.

Relawan RAPI yang sementara berposko di Sekretariat Pengda RAPI 0201 Medan, dan kemarin, terlihat sibuk mengemasi beberapa barang untuk persiapan ke Aceh.

“Sejak tiba di Medan Selasa lalu, kami sudah mempersiapkan semua keperluan yang akan dibawa, sehingga nantinya di lokasi tidak mengalami kendala. Persiapan tersebut, sepenuhnya mendapat bantuan dari rekan RAPI Medan di sini,” imbuhnya.Rombongan akan menempuh jarak sekitar 600 kilometer dengan melalui Binjai, Tanjung Pura, Panggalan Bradan, Belitung, Langsat, Lhokseumawe, Bireun, Pidie. Perjalanan diperkirakan memakan waktu 12 jam.

Berdasar informasi, rombongan harus tiba di Banda Aceh sebelum malam. Pasalnya daerah Pidie sangat rawan karena dihuni para separatis Gerakan Aceh Merdeka (GAM).

Sementara tim kedua yaitu Satgasos PBP Kalsel batal ke Meulaboh, yang berjarak sekitar 500 kilometer dari Medan, karena risiko perjalanan sangat tinggi.

Tim yang dipimpin Helmi Fauzie ini akan bertolak ke Banda Aceh dengan pengawalan tiga anggota TNI –satu dari Yonif 623/WPU Sungai Ulin Banjarbaru dan dua dari Kodam 1/Bukit Barisan.

Pembatalan dilakukan menyusul surat imbauan gubernur Kalsel yang mengharapkan ketiga tim berkumpul di satu tempat. Ini seperti disampaikan Kepala Kesbang Linmas Kalsel Noor Fauzie Ibrahim, ketika mengecek langsung keadaan para relawan di Posko Satkorlak PBP Medan kemarin sore.

Sedang tim Palang Merah Indonesia (PMI) Kalsel yang dipimpin Muhammad Aini dan baru tiba kemarin menyatakan siap langsung bertolak ke Banda Aceh pagi ini.

Tim yang terdiri atas 17 orang ini selain membawa obat-obatan, juga membawa bantuan berupa peralatan shalat, pakaian dalam serta pembalut wanita,

“Walaupun baru tiba, kami akan langsung bertolak ke Banda Aceh besok pagi (hari ini red) dengan kondisi apapun.

Karena bantuan yang kami bawa harus segera diberikan kepada masyarakat di Banda Aceh dan sekitarnya,” jelas Aini ketika baru tiba di Bandara Polonia, kemarin siang.

Tim ini nantinya memberikan bantuan medis kepada masyarakat Banda Aceh dan sekitarnya. Namun apabila diperlukan, mereka juga siap mengevakuasi mayat korban gempa dan tsunami. Selebihnya, akan memberikan bantuan moril berupa siraman rohani.

Para relawan Kalsel hingga kemarin dalam kondisi baik. Mereka pada hari kedua di tenda Posko Satkorlak AU harus menyiapkan makanan sendiri karena tidak mendapat jatah makan lagi. *

Copyright © 2003 --- arsip 19 CN ( Caplin )


Tidak ada komentar:

Posting Komentar